Tuesday, November 5, 2013

BSF: Belajar Alkitab Lagi

Akhirnya saya resmi bergabung dengan BSF International - Bible Study Fellowship.
Sahabat yang sudah kayak adik sendiri, Isma, sudah lama mengajak saya gabung, tetapi saya tak kunjung bisa, karena lokasinya yang terlalu jauh dari rumah.

Name tag yang harus dikenakan untuk kelancaran diskusi
Dua minggu lalu, akhirnya saya bisa ikut pertemuan BSF di Karawaci yang jaraknya tak sampai 10 km dari rumah, 15-20 menit saja untuk dijangkau. Anak-anak juga senang, karena mereka bisa bersenang-senang ditraktir Papa makan pizza, Solaria dan semacamnya.

BSF ini bersifat interdominasi, jadi teman-teman dari denominasi apa pun, termasuk Katolik terakomodasikan. Pertemuannya rutin, setiap Senin malam, pukul 18.45-20.45. Dimulai dengan kumpul bersama, menyanyikan 1-2 himne, kemudian dibagi berdasarkan kelompok diskusi. Diskusi sekitar 1 jam, kemudian kumpul lagi untuk mendengarkan pengajaran sesuai dengan topik yang dibahas di dalam diskusi kelompok tadi sekitar 1 jam lagi. Setelah itu ada tugas harian yang harus dikerjakan dan akan dibahas lagi di dalam diskusi kelompok minggu depan. Selama satu tahun ini, kami akan membahas kitab Matius. Komitmen yang panjang, namun ada beberapa jeda yang panjang, misalnya akhir tahun. Saya senang, karena memang sudah lama gelisah ingin punya jadwal belajar Alkitab yang rutin dan terstruktur.

PR. Di halaman paling belakang ada daftar pertanyaan yang harus dikerjakan untuk seminggu.
Kelas malam yang saya ikuti ini adalah khusus untuk perempuan dan anak berusia sekolah hingga remaja. Sayang, Joel setelah mencoba, memutuskan untuk tidak ikut dulu. Padahal menurut saya kelas anak ini menarik dan menyenangkan. Pesertanya cukup banyak yang ekspatriat, karena di Karawaci memang ada komunitas ini. Di kelompok saya (saya memilih kelompok diskusi berbahasa Inggris, dengan tujuan agar tambah pede bicara dalam bahasa Inggris) kemarin, ada ekspat Australia, Amerika, dan Korea.

Untuk ikut kelas ini tantangannya tidak sedikit, karena itu berarti saya harus meninggalkan anak-anak selama kurang lebih dua jam. Untuk berangkat saja sudah jadi tantangan tersendiri, karena harus diatur sedemikian rupa, sehingga begitu saya tiba di Acorn Center, Ruko Palais de Europe, Karawaci, sudah ada yang bisa dititipi ketiga bocah ini, hingga Papanya datang mengurus mereka. Jadi beginilah, ada harga yang harus dibayar untuk sebuah pertumbuhan, dan saya bersyukur hingga hari ini saya mendapat dukungan dari sang suami tercinta juga dari Isma yang dengan rela mengasuh anak-anak yang terus terang berpotensi merepotkan ini. ;)

Sementara ini kelas BSF diadakan di tiga tempat di Jakarta dsk:
1. BSF Evening Men (+Children 6y & up) -- Hang Lekiu, Kebayoran
2. BSF Day Women (+Children younger than 6y) -- Pondok Indah
3. BSF Evening Women (+Children 6y & up) -- Karawaci

Yang rumahnya dekat, barangkali ada yang mau ikut?

No comments :

Post a Comment